Penolong Rasa Lapar Mahasiswa




Ayam Geprek Kumlot UMS. Menjadi sasaran bagi mahasiswa dikala kantong kering dan tetap ingin makan enak.  Hari Minggu pagi, sekitar pukul 09.00, usus-usus di dalam perut sudah mulai nggoceh, "krucuk-krucuk".  


Aku segera bangun dari tempat ternyamanku, melipat selimut, dan menebah debu-debu yang ada di kasurku tersayang ini. Pergi ke kamar mandi untuk sikat gigi dan membasuh wajahku yang dihiasi dengan jerawat-jerawat ini dengan air dan face foam.  Setelah itu kembali ke kamar lagi untuk   membuka gorden dan jendela kos. Matahari sudah mulai menampakkan dirinya ternyata. Seolah-olah sudah menunjukkan waktu untuk sarapan. Alarm perutku juga sudah mulai berbunyi "krucuk-krucukkk". Aaahh yahene kokyo wes luwe ae," (aahh pagi-pagi gini udah laper aja).


Tak lama kemudian setelah aku selesai membersihkan kamar tidurku. Ada bunyi "srek-srek" sepertinya ada orang jalan menuju kamar kosku, dan benar. Ternyata temanku yang tiba-tiba memegang gagang pintu dan membukanya "glekk", sambil teriakk "cuy..... Ayo golek sarapan," (cuy,, ayo cari sarapan) teriak Harin. "uuuwwooyy" sahutku. "Behh yahene wes luwe pol wetengku cuy, enak e yahene mangan apa ya?," (... Pagi-pagi gini perutku sudah lapar aja cuy, enaknya makam apa ya?) sambung Harin. "laaa kowe pengen apa cuy, iki aku ya luwe, apa ae okee kii" (laa kamu pengen apa cuy, ini aku juga lapar, apa aja oke sih). 


Aku dan temanku memegang HP masing-masing, saling membuka aplikasi Grapfood, untuk mencari referensi makanan untuk sarapan pagi. Hari minggu pagi ini tempat makan area kampus UMS banyak yang tutup karena hari libur. 

"ndang apa cuy, wes oleh referensi rung?," (cepat apa cuy, udah dapet referensi belum?), tanya Harin. "aku golek ng grap do tutup ki cuy," (aku cari di grab pada tutup ini cuy). "ya jelas, wong kimau dino minggu kok e" (ya jelas, orang hari ini hari Minggu), sambung Harin. "wooiyo ya kimau dino Minggu, lali aku", (oiya ya, hari ini Minggu, lupa aku). "biasa kan jomblo jadi gak tahu hari minggu," ejek Harin. "Hmmmmmm yo nggono lahh,, hhhhh" (hmmmm ya begitulah, hhhh). "Ayam Geprek Kumlot ae yo, minggu-minggu do tutup," (Ayam Geprek aja ya, minggu-minggu gini pada tutup).  "ayokk, neng kono malah penak, nasine iso njipuk dewe, mas-mas e yo ganteng-ganteng," sambung Harin. "heleh we ki jane arep mangan apa arep golek cogan" (Walahh, kamu itu mau makan apa cari cogan ).  "yo lara-larane rapopo to ya, sekalian," (Ya dua-duanya nggak papa to ya, kan sekalian) candaan Harin. "nggeh mbak ee, manut ngendikane mbak suhu," (iya mbak, ngikut yang sudah ahli). "rono po grap ae iki?," (kesana apa grab aja ini?). "rono ae, kesuen ngko nk grab," (kesana aja, la nanti kalau pakai Grab), jawab Harin. 


Aku dan temanku bersiap-siap untuk bergegas mencari sarapan di Ayam Geprek Kumlot UMS. "ayo cuy". "sek njupuk masker" (sebentar ambil masker), sahut Harin. Akupun menutup pintu kamar kosku, dan menyalakan motor, sambil menunggu temanku. "gradaaaaakkkk" pintu gerbang dibuka temanku, "ayook cuss". 


Sesampainya disana, parkiran area Geprek sudah banyak. "behh yahene kokyo wes rame ae," (wahh, pagi-pagi gini udah rame aja). Aku dan temanku antri untuk mengambil nasi, ayam, dan beberapa lauk lainnya. Memesan minuman "es kampul 2 ya mas". "Oke mbak," sahut mas-mas penjual. "Cabe ya berapa mbak," tanya mas pelayan. "cabe 5, bakar ya". "Oke siap, jawab mas pelayan. "Cabe berapa mbak?," tanya mas pelayan lagi. "Cabe 3 aja mas, bakar ya!," jawab Harin. "nggak kurang mbak, temannya aja 5 lo?," candaan pelayan. "Nggak kok," sahut Harin sambil tersenyum. 

2 porsi ayam geprek bakar dan 2 es kampul porsi kuli (gelasnya cukup sakit untuk memukul orang) hanya 34 ribu. 


Ini ceritaku, mana cerita kalian, sampai ketemu di cerita selanjutnyaaa....

Assalamu'allaikum...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Suasana Area Kampus UMS, Paska Pandemi

Deskripsi Telaga Ngebel Ponorogo

NGAJI ON THE ROAD MUHAMMADIYAH PONOROGO