Postingan

Fresh Graduate FKIP Mau Jadi Apa?

Gambar
Sumber gambar: MutuDidik Pada tahun 2018 silam, sekitar pukul 06.30 WIB, tepatnya pada hari Minggu, di daerah Jenangan Ponorogo, yang berjarak sekitar 10, 6 km dari pusat kota Ponorogo. Saya melihat dan ada 2 orang yang pemilik lahan dekat rumah saya, mereka sedang menanam jagung. 2 orang tersebut adalah guru agama dan kepala sekolah MI tempat saya menimba ilmu dulu tahun 2007 hingga 2012 silam. Kedua guru saya tersebut, sudah tampak sangat lelah, bercucuran keringat. Padahal matahari saja belum menampakkan diri dengan jelas, tetapi mereka sudah bercucuran keringat dan sudah menghabiskan air sebotol berukuran 1,5 liter karna dilanda dahaga, meskipun begitu mereka berdua sepasang suami istri yang kebetulan juga berkerja dalam 1 lingkungan.  Datanglah beberapa petani-petani lain, dan menyapa, "Lho Pak Jon, kok rajin sekali, jam segini sudah berangkat,". "njih pak, mumpung belum panas," Jawab Pak Jono. "Wong guru kok turot sawah ki nggopo, mbok dikerjakne wae, opo...

Boleh Ambyar, Asal Jangan Buyar

Gambar
Sumber gambar: www.cnnindonesia.com Kuwat ora kuwat kudu kuwat, opo wae sing dadi masalahmu, kuwat ora kuwat kowe kudu kuwat. Tapi misale kowe uwis ora kuwat tenan, yo kudu kuwat. Tapi misale kowe uwis ora kuwat tenan, yo kudu kuwat (Kuat nggak kuat harus kuat, apa saja yang menjadi masalahmu, kuat nggak kuat kamu harus kuat, tetapi misal kamu sudah benar-benar tidak kuat, yaa harus kuat).  Salah satu kalimat dari legendaris dangdut Jawa "Didi Kempot," yang memiliki nama asli "Didik Prasetyo" namun biasa dipanggil dengan sebutan Pakdhe karena beliau berasal dari Surakarta Jawa Tengah.  Salah satu penyanyi yang ketika konser selalu menggunakan pakaian adat yaitu blangkon. Dengan karakter beliau tersebut tentu juga akan mengenalkan budaya-budaya Jawa bagi khalayak umum yang nota bene tidak berasal dari suku Jawa atau daerah Jawa. Berkat beliau, musik dangdut dikenal sampai keluar negeri. Karya-karyanyapun dinikmati sampai sekarang. Sejak tahun 1980-an beliau mulai men...

Desas Desus KDRT, Persoalan Privat yang Jadi Konsumsi Publik

Gambar
Sumber gambar: Kumparan Akhir-akhir ini banyak media yang menayangkan berita tentang kasus KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga). Bicara tentang KDRT, pasti masyarakat luas langsung mengaitkan dengan kasus yang dialami oleh Lesti Kejora dan Rizky Billar. Yaaa pada akhir bulan Oktober kemarin, Lesti melaporkan suaminya atas tindakan KDRT yang dilakukan oleh Rizky Billar terhadap Lesti Kejora. Berita tersebut sontak membuat geger masyarakat, hal itu karena pasangan tersebut merupakan best couple memiliki ribuan penggemar dan terkenal sebagai pasangan yang mempunyai keluarga yang harmonis. Berbagai berita pun muncul, mulai dari laporan Lesti terhadap kasus KDRT yang dilakukan oleh Rizky Billar hingga berita pencabutan laporan kasus KDRT tersebut. Berita pencabutan kasus KDRT inipun menuai pro dan kontra.  Dikutip dari kpi.go.id Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) melaporkan, jumlah kasus Kekerasan terhadap Perempuan (KtP) sepanjang tahun 2020 sebanyak ...

Telaga Ngebel: Widodarine Kota Reog

Gambar
Ponorogo ternyata tidak hanya punya reog yang terkenal hingga ke mancanegara. Kota ini juga memiliki banyak pesona wisata yang sangat memanjakan mata. Salah satu destinasi wisata itu adalah di Telaga Ngebel Ponorogo. Pengucapan kata "Ngebel" seperti kita mengucapkan kata "mebel", bukan seperti mengucapkan kata "bel".  Dikutip disbudparpora.ponorogo.go.id Telaga Ngebel ini berada di bagian timur Ponorogo, tepatnya di ketinggian 734 meter diatas permukaan laut atau daerah perbukitan barat lereng Gunung Wilis. Hal inilah yang menjadi sebab kawasan Telaga Ngebel selalu diselimuti udara yang sejuk dan dingin pada kisaran 20° celcius, sehingga menjadi sasaran pengunjung untuk dapat menikmati udara segar dan melepas penat. Jarak tempuh dari pusat kota Ponorogo sekitar 40 menit sampai 1 jam. Lokasinya sekitar 23 kilometer dari kota Ponorogo.  Sumber gambar: Kanalponorogo.com Kita dapat menikmati pemandangan telaga yang dikelilingi oleh hutan pinus dengan menyusuri...

Suasana Area Kampus UMS, Paska Pandemi

Gambar
  SOLO- Matahari masih bersinar terik, walau sudah mulai beranja ke barat. Jarum jam menunjukkan pukul 15.00 WIB.  Jalan di depan kampus II Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dipadati oleh mahasiswa. Ada yang mengendarai motor, ada yang berjalan kaki menyusuri trotoar di kanan dan kiri jalan. Mereka berjalan kaki bergerombol bahkan bergandengan, ada yang lima orang, lainnya sampai 8  orang. Terkadang, mereka berjalan sambil ke pinggir saat suara klakson berbunyi. Di Jl. Rajawali depan kampus II UMS tidak terlalu luas. Lebarnya hanya 10 meter. Tetapi jalan itu penuh sepeda motor, mobil, dan mahasiswa yang berjalan kaki. Terkadang suara klakson mobil dan motor berbunyi bergantian. Klakson itu seakan meminta kepada mahasiswa yang berjalan bergerombol untuk meminggir. Hampir setiap saat jalanan itu padat kendaraan, terutama pukul 07.00, pukul 12.00, maupun 17.00 WIB. Itu tergolong jam sibuk dan jam macet. “Ah males banget aku nek lewat kene, mesti macet (ah males banget...

Paska Pandemi, Ahbad Squad Gass Baksos di Wonogiri. Begini Aksinya!

Gambar
Menelisik kegiatan paska pandemi. Ahbad Squad sebagai aktivis dakwah MTs dan MA Yanggong Ponorogo mengadakan bakti sosial Idul Adha yang bertajuk pekan dakwah di Gedung Dakwah Muhammadiyah Gesing, Kismantoro, Wonogiri, Jawa Tengah. Senin-Rabu (11-13 Juli 2022).  Senin sore ketika matahari sangat menampakkan dirinya, sekitar pukul 14.00 WIB Ahbad Squad berbondong-bondong menuju Kismantoro Wonogiri untuk melaksanakan kegiatan bakti sosial. "Sekitar pukul 16.00 WIB tiba ditempat," ucap Zulfiqli selaku pengembira dalam kegiatan ini. "kegiatan ini berlangsung selama 3 hari yaitu pada hari Senin sore sampai dengan Rabu tepatnya pada tanggal 11 sampai 13 Juli kemarin," Kata Hamid selaku Ketua Pelaksana.  Senin malam, sekitar pukul 19.00 WIB, terlihat bapak-bapak PRM (Pimpinan Ranting Muhammadiyah) setempat, duduk bersama aktivis Ahbad Squad dan para guru  membicarakan tentang kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan. "malamnya koordinasi bersama PRM setempat, membah...

Penolong Rasa Lapar Mahasiswa

Gambar
Ayam Geprek Kumlot UMS. Menjadi sasaran bagi mahasiswa dikala kantong kering dan tetap ingin makan enak.  Hari Minggu pagi, sekitar pukul 09.00, usus-usus di dalam perut sudah mulai nggoceh, "krucuk-krucuk".   Aku segera bangun dari tempat ternyamanku, melipat selimut, dan menebah debu-debu yang ada di kasurku tersayang ini. Pergi ke kamar mandi untuk sikat gigi dan membasuh wajahku yang dihiasi dengan jerawat-jerawat ini dengan air dan face foam.  Setelah itu kembali ke kamar lagi untuk   membuka gorden dan jendela kos. Matahari sudah mulai menampakkan dirinya ternyata. Seolah-olah sudah menunjukkan waktu untuk sarapan. Alarm perutku juga sudah mulai berbunyi "krucuk-krucukkk". Aaahh yahene kokyo wes luwe ae," (aahh pagi-pagi gini udah laper aja). Tak lama kemudian setelah aku selesai membersihkan kamar tidurku. Ada bunyi "srek-srek" sepertinya ada orang jalan menuju kamar kosku, dan benar. Ternyata temanku yang tiba-tiba memegang gagang pintu dan me...